ESENSI7.COM MAMUJU- Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendampingi pelaksanaan Evaluasi Zona Integritas (ZI) khusus Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar, Selasa 11 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung daring ini untuk memastikan seluruh proses evaluasi berjalan lancar, tertib, dan sepenuhnya mematuhi ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini sejalan dengan upaya mewujudkan misi kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja, Siti Fatimah menjelaskan, evaluasi ini dilaksanakan bersama Tim Penilai Nasional (TPN) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Dalam kesempatan tersebut, Kementerian PANRB mengutus dua orang evaluator, yakni Kavita Sari dan Nabila.
Siti Fatimah menyampaikan, kehadiran evaluator dari Kementerian PANRB bertujuan untuk memberikan dukungan penuh kepada DPMPTSP Sulbar selama proses penilaian berlangsung.
"Pendampingan ini dirancang untuk mendukung kelancaran proses evaluasi. Kami membantu dalam hal koordinasi, penyediaan data, hingga dokumen pendukung. Tujuannya agar setiap tahapan evaluasi bisa berlangsung secara tertib dan efektif," ujar Fatimah.
Ia menambahkan, melalui pendampingan intensif ini, Biro Organisasi ingin memastikan bahwa DPMPTSP Sulbar mampu menyajikan informasi serta dokumen bukti (eviden) yang diperlukan secara tepat, transparan, dan akuntabel di hadapan tim penilai.
Sebagai informasi, agenda ini merupakan bagian dari komitmen besar Pemprov Sulbar dalam penguatan pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
''Ke depan, kami di Biro Organisasi Setda Sulbar berkomitmen untuk terus mengawal dan memberikan penguatan kepada seluruh perangkat daerah,'' ucap Fatimah.
Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat melahirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, berintegritas, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Sulbar.









LEAVE A REPLY